Prajurit dan Persit Kodim 1008/Tbg Ikuti Penyuluhan Bintal



TABALONG. Penyuluhan mental, idiologi dan kejuangan terhadap anggota Kodim 1008/Tabalong dan Persit Kartika Chandra Kirana dengan Tema "Upaya Memantapkan Moralitas Prajurit Guna Mencegah Pelanggaran Dan Demi Tercapainya Tugas Pokok Satuan" oleh Staf Bintalrem 101/Ant  Kapten Inf Hendra, Letda Cpm Nuremawahyuni dan Letda Inf Mulyani. 

Bertempat di Aula Pandu Sakti Makodim 1008/Tbg, acara diikuti oleh Pasi Log Kodim 1008/Tbg, Dankipan A Yonif 621/Mtg, Pasandi Kodim 1008/Tbg, Anggota, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXI Dim 1008, dan Persit Ranting Kompi Senapan A Yonif 621/Mtg. 

Komandan Kodim 1008/Tbg Letkol Inf Ras Lambang Yudha diwakili Pasi Log Kodim 1008/Tbg Kapten Inf Fendry meminta seluruh peserta yang hadir menyimak materi yang diberikan guna meningkatkan pemahaman diantaranya tentang Ideologi Negara, melaksanakan pengamalan Santiaji, Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan lain sebagainya. 

Pengarahan ini merupakan upaya pemantapan mental Idiologi bagi Prajurit guna tercapainya tugas pokok. 

Tujuannya bagi prajurit dan Persit adalah untuk memberikan gambaran bagi setiap prajurit dalam meningkatkan disiplin  sebagai bekal bagi prajurit dan Persit dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari, agar terhindar dari pelanggaran disiplin maupun tindak pidana. 

Selain itu, diharapkan antar suami dan istri dapat saling memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing.  Sehingga senantiasa menjaga dan membangun hubungan yang harmonis dalam membina keluarga. 


Dilanjutkan dengan materi kesehatan yang disampaikan oleh dr. Johan terkait varian omicron yang kini mulai muncul. 

Dikatakannya virus omicron pertama kali terdeteksi di Afrika selatan pada tanggal 24 november 2021 dan masuk ke indonesia pada 15 desember 2021. 

Untuk Gejala virus omicron hampir sama dengan varian yang lama, tetapi tidak ada gangguan pada penciuman dan kebanyakan yang dialami yaitu sakit tenggorokan hebat dan keringat malam. 

"Jika kita ada gejala gejala seperti yang sudah dikatakan alangkah baiknya kita periksakan ke puskesmas terdekat" terang dr. Johan. 

Kemudian upaya untuk pencegahan virus omicron yaitu Vaksinasi lokal ditambah booster, penerapan protokol kesehatan dan meningkatkan imunitas. (Pendim1008).

Posting Komentar

0 Komentar