DANDIM 1702/JAYAWIJAYA HADIRI RAPAT MUSPIDA KAB. YALIMO TERKAIT PELAKSANAAN RAPAT PLENO





Elelim - Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Arif Budi Situmeang menghadiri rapat Muspida terkait persiapan pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten Yalimo dalam PSU Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kab. Yalimo tahun 2020, bertempat di kediaman bupati Yalimo, Kampung Bulmu Distrik Elelim, Kab. Yalimo, Sabtu (29/1).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Pj. Bupati Yalimo Dr. Ribka Haluk S.Sos, M.Si., dan turut diikuti oleh Kapolres Yalimo, Dansatgas Brimob Nusantara dan Dansatgas Brimob Nusantara 2.

Pj. Bupati Yalimo Dr. Ribka Haluk S.Sos, M.Si., menyampaikan bahwa pada pelaksanaan rapat pleno penghitungan suara nanti harus berjalan aman dan lancar.

"Pemerintah bersama TNI-Polri akan terus melakukan komunikasi dengan para tim sukses dari kedua paslon agar dapat mengendalikan massanya masing-masing.  Baik dalam hal pengerahan massa maupun melarang pembawaan alat perang atau senjata tajam," kata Ribka.

Ribka berharap dengan komunikasi dan sinergitas antara Pemerintah dan TNI-Polri di Kab. Yalimo saat ini dapat meminimalisir segala permasalahan yang dapat timbul sewaktu-waktu.

"Kita ketahui bersama bahwa masa-masa inilah yang perlu kita waspadai, sebab kita bercermin pada konflik yang terjadi sebelumnya. Tentunya kita tidak ingin hal tersebut terulang kembali. Untuk itu kami sangat berharap kerjasama TNI-Polri dalam mengamankan seluruh proses demokrasi yang saat ini kita laksanakan di Kab. Yalimo. Semoga semuanya berjalan dengan lancar," harapnya.

Sementara itu, Dandim 1702/Jayawijaya menyampaikan bahwa personel TNI-Polri akan siap melaksanakan tugas pada saat rapat pleno yang rencananya akan digelar pada Minggu (30/1) besok.

"Kami sudah melaksanakan koordinasi bersama kepolisian terkait pengamanan rapat pleno besok. Melalui babinsa dan binmas, kami akan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membawa senjata tajam dan hal tersebut juga akan ditindaklanjuti dengan pelaksanaan sweeping senjata tajam," ujarnya.

Sedangkan untuk menghindari bentrok antar massa pendukung paslon, Dandim menyampaikan bahwa posisi massa akan dibagi.

Posting Komentar

0 Komentar