TNI GAGALKAN PENYELUNDUPAN 6 KARUNG KAYU CENDANA DARI TIMOR LESTE



Atambua- Aparat TNI dari satgas pamtas RI-RDTL Yonif 743/PSY menggagalkan penyelundupan 6 karung kayu cendana dari Timor Leste ke wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (02/12/2021). 

Upaya penyelundupan itu berhasil digagalkan, setelah satgas bantuan intelijen melaksanakan wawancara maupun elistasi terhadap masayarakat di sekitar Pos Motaian dan selanjutnya berkordinasi dengan Pasi Intel dan Dankipam 1 Satgas Pamtas Yonif 743/PSY.
Adanya kordinasi tersbut Pasi Intel Satgas langsung melaporkan kepada Dansatgas Pamtas RI-RDTL Letkol Inf Andi Lulianto dan sesuai perintah lisan laksanakan penindakan dengan cara Ambush. 

Sekitar pukul 03.30 Wita tim Ambush yang dipimpin langsung Pasi Intel Satgas dan Dantim Satgas Bantuan bersama anggota Pos PLB Motain mendapatkan 2 orang tak dikenal yang sedang bergerak dengan perahu motor dari arah Timor Leste menuju hutan Bakau yang berada di wilayah Indonesia setelah dilaksanakan pendadakan 2 orang tak dikenal tersebut lari dengan cara meloncat ke dalam laut dan meninggalkan perahu dan menemukan barang bukti di dalam perahu motor 6 karung kayu Cendana ilegal dan selanjutnya barang bukti tersebut diamankan di Kotis Satgas Pamtas RI-RDTL

Di waktu yang terpisah saat konfirmasinya Dansatgas Pamtas RI-RDTL Letkol Inf Andi Lulianto mengatakan tidak akan pernah kalah dengan sindikat kejahatan di Wilayah perbatasan RI-RDTL. Satu per satu kejahatan yang terjadi di wilayah tersebut akan kami tangkap dan proses secara hukum yang berlaku

"Kami akan terus berantas segala bentuk kejahatan dilakukan khususnya mengenai kasus penyelundupan. Yang pasti kami akan menyiapkan pengamanan yang lebih ketat lagi." Ujarnya. 

Letkol Inf Andi Lulianto selaku Dansatgas Pamtas RI-RDTL menegaskan akan terus mengintensifkan patroli di wilayah perbatasan RI-RDTL Sektor barat maupun Sektor Timur karena disinyalir digunakan untuk kegiatan penyelundupan.

Saat ini, kata Dansatgas Pamtas RI-RDTL terus menajamkan fungsi pos-pos yang berada di wilayah Perbatasan RI-RDTL untuk pemberantasan kegiatan penyelundupan.

Posting Komentar

0 Komentar