Koharmatau Siapakan PTU Untuk Mencapai Safety Work



Bandung-Koharmatau (6/9/21) :  Listrik merupakan energi yang banyak dipakai dalam kehidupan sehari-hari maupun di berbagai bidang pekerjaan.  Dengan adanya listrik, pekerjaan menjadi lebih mudah, karena hampir 90% bidang pekerjaan menggunakan energi ini.   Namun demikian, apabila kita mengabaikan ketentuan dalam menggunakan energi ini, maka akan berbahaya dan menghambat semua aktifitas yang berhubungan dengan listrik.  Demikian sambutan Komandan Koharmatau, Marsda TNI Tri Suryono, yang dibacakan oleh Direktur Lambangja Koharmatau, Kolonel Tek Iwan Agung Djumaeri, S.IP., mengawali rapat Lambangja di Gedung Basjir Soerya, Makoharmatau, Senin (6/9/2021).

Koharmatau sebagai Satuan Komando Utama Fungsional yang bertugas melaksanakan pemeliharaan materiel Alutsista TNI Angkatan Udara, dalam pelaksanaan tugasnya hampir 90% pekerjaannya menggunakan listrik bertegangan tinggi. Hal ini sangat mengundang bahaya apabila tidak memperhatikan ketentuan yang berlaku dalam penggunaan energi tersebut.  Untuk itu Direktur Lambangja Koharmatau, Kolonel Tek Iwan Agung Djumaeri, S.IP., menyiapkan konsep langkah-langkah yang harus dilakukan dalam menangani bahaya listrik tegangan tinggi.  Konsep tersebut selanjutnya atas perintah Komandan Koharmatau dibahas dalam rapat bersama para pejabat Koharmatau untuk disusun menjadi Petunjuk Teknik Udara (PTU) tentang bahaya listrik tegangan tinggi dan cara penanggulangannya.

Lebih lanjut, untuk keselamatan kerja (safety work) seluruh anggota Koharmatau, dalam smbutannya Marsda TNI Tri Suryono menegaskan, bahwa tanggung jawab pekerjaan Koharmatau dalam melaksanakan pemeliharaan Alutsista TNI Angkatan Udara, semuanya menggunakan energi listrik, maka upaya-upaya untuk menghindarkan dari bahaya yang disebabkan oleh energi listrik harus dilakukan.***)

Posting Komentar

0 Komentar