Kodim Kota Yogyakarta Dinilai Tim Lomba Binter Pusat



Yogyakarta - TNI AD berharap komando teritorial tetap eksis dalam masalah apapun untuk membantu pemerintah melalui program-program  pembinaan teritorial (Binter)  diantaranya dengan menggelar lomba untuk melihat sejauh mana Binter dilaksanakan dan evaluasi untuk selanjutnya. 
Kodim 0734/Kota Yogyakarta terpilih mewakili Kodam IV/Diponegoro mengikuti Lomba Binter Tingkat Pusat untuk Kodim Tipe A. Saat ini tim sedang melakukan penilaian dan diharapkan mampu menjadi percontohan bagi Kodim-Kodim lain. Ketua Tim Penilai Kolonel Inf Yoyo S menjelaskan, Lomba Binter Tingkat Kodim ini dilaksanakan 2 tahun sekali yang dilaksanakan secara terpusat oleh Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) sebagai penyelenggara.  
"Lomba Binter Tingkat Pusat digelar 2 tahun sekali  diikuti 10 Kodam yang mengajukan wakil 10 Kodim Type A  dengan wilayah binaannya," tutur Ketua Tim Penilai dari Pusterad TNI AD Kolonel Inf Yoyo S kepada wartawan di sela kegiatan penilaian di Makodim 0734/Kota Yogyakarta, Rabu (9/9).
Bersama anggota Tim Penilai lainnya Kolonel Inf Ayub Akbar, Letkol Kav Baso Sukri dan Mayor Arh Rahmad H rombongan disambut jajaran Kodim Yogya dan Wakil Walikota Heroe Poerwadi dan jajaran Forkopimda Kota Yogyakarta. Sebelumnya Komandan Kodim 0734/Kota Yogyakarta Letkol Inf Erwin Ekagita Yuana S.I.P., M. Si memberikan sambutan yang dibacakan Kastaf Kodim 0734/Kota Yogyakarta Letkol Arh Tjatur Supriyono, S. Si., M. Sc. 
"Pembinaan teritorial selaras dengan program Kodim diantaranya dalam penanggulangan Covid-19 dengan dapur umum, obat-obatan dan vaksinasi, kesiapan kampung tangguh dan lainnya," ucap Tjatur. 
Penilaian Lomba di Makodim Kota Yogyakarta dilakukan dengan wawancara FKPD/masyarakat dan Binter dalam program, non program dan pembinaan satuan, peran dan fungsi komando kewilayahan, yang bisa diandalkan oleh pemerintah daerah setempat, terutama dalam memberikan kontribusi kepada pemda, maupun  untuk masyarakat di sekelilingnya.  Kegiatan dimasa pandemi ini tambahnya, sangat diharapkan oleh pimpinan TNI Angkatan Darat, khususnya Kepala Staf Angkatan Darat, keberadaan satuan-satuan kowil sebagai insan teritorial harus bisa membantu masyarakat. 
''Pertama, tentunya Kodim diharapkan bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah, Polri, membantu korban-korban yang terpapar Covid-19, mereka harus bisa memberikan contoh kepada masyarakatnya, dan menyadarkan, bahwa protokol kesehatan menjadi keperluan masyarakat saat ini,'' katanya. Ia mengharapkan agar Kodim Kota Yogyakarta nantinya bisa jadi contoh bagi kodim yang lain dalam menjalankan peran yang ada.
Selain di Makodim, Tim penilai dari Pusterad besok (10/9) juga akan meninjau langsung aplikasi yang ada di lapangan yaitu  Kampung Tangguh yang ada di Kelurahan Giwangan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Posting Komentar

0 Komentar