Makorem 133/NW Gelar Pembinaan Wawasan Kebangsaan Triwulan III TA. 2021



MAKOREM 133/NW. Komando Resor Militer (Korem) 133/Nani Wartabone sebagai Komando Kewilayahan Kodam XIII/Merdeka, dalam rangka menyemangati akan cinta terhadap bangsa dan negara kepada generasi muda, menggelar Pembinaan Wawasan Kebangsaan Korem 133/NW Triwulan III Tahun 2021 kepada para generasi muda Kab. Gorontalo.

Pembinaan wawasan kebangsaan Korem 133/Nani Wartabone bertajuk "Mewujudkan Binter TNI AD yang Adaptif melalui Kegiatan Pembinaan Wawasan Kebangsaan Guna Membentuk Masyarakat yang Berkarakter dan Berwawasan Kebangsaan" bertempat di Aula Kusno Danupoyo, Jl. Trans Sulawesi Ds. Tridharma Kec. Pulubala Kab. Gorontalo, Selasa (24/8/2021).

Komandan Korem 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, M.A., melalui Kasiter Rem 133/Nani Wartabone Kolonel Inf Marten Pasunda, S. Sos mengatakan, sebagai generasi penerus perjuangan bangsa, pemuda maupun segenap elemen masyarakat harus tetap eksis turut serta dan andil dalam membangun dan mempertahankan keutuhan dan kedaulatan bangsa Indonesia.

"Dikatakan, Indonesia tidak akan bisa berjalan tanpa ada peran serta segenap elemen masyarakat, Indonesia tidak akan maju tanpa peran segenap elemen masyarakatnya, yang memiliki latar belakang berbagai profesi menjadi satu untuk meningkatkan sumber daya manusia yang ada di wilayah tersebut", paparnya.

Oleh karena itu, masyarakat harus peduli dan semangat nasionalisme yang tinggi serta rela berkorban. "Pada saat ini, yang dibutuhkan adalah masyarakat yang berwawasan kebangsaan dan berketahanan nasional. Dalam menghadapi hal tersebut, sebagai generasi penerus bangsa harus mendapat pembinaan secara kontinyu dan terpadu, karena generasi penerus mempunyai tanggungjawab keutuhan dan kedaulatan NKRI", terangnya. 

Materi yang disampaikan dalam Pembinaan Wawasan Kebangsaan Korem 133/NW Triwulan III Tahun 2021 kepada para generasi muda diantaranya materi Bahaya Narkoba dan Pergaulan Seks Bebas yang di bawakan oleh BNN Kab. Gorontalo Bapak H. Romin Saleh, S.Sos.

"Remaja adalah masa di mana seorang individu mengalami peralihan dari masa anak-anak menuju ke dewasa. Masa remaja disebut masa yang paling rawan dihadapi individu sebagai anak. Dari yang tadinya anak-anak mereka mengalami perkembangan secara fisik maupun psikis dengan beberapa perubahan", ungkap Bapak H. Romin Saleh. 

Jika kontrol dari orang tua dan orang terdekat anak kurang, maka seringkali terjadi penyimpangan pada anak tersebut. Penyimpangan ini cenderung kearah negatif yang sering disebut dengan kenakalan remaja. Salah satu bentuk kenakalan remaja yang saat ini dapat dikategorikan mengkhawatirkan adalah penyalahgunaan narkoba.

"Untuk penanggulangan penyalahgunaan narkoba diperlukan upaya yang terpadu dan komprenhensif yang meliputi upaya preventif, represif, terapi dan rehabilitasi Penyebab terjadinya penyalahgunaan narkoba disebabkan oleh beberapa faktor yang saling mempengaruhi satu sama lain, yaitu Faktor letak geografi Indonesia, Faktor ekonomi, Faktor kemudahan memperoleh obat, Faktor keluarga dan masyarakat, Faktor kepribadian, Faktor fisik dari individu yang menyalahgunakannya", pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar