Dansatgas Pamtas Yonif 742/SWY : Jadilah Pahlawan Kemanusiaan Melalui Donor Darah



Belu NTT - Untuk mendukung kebutuhan darah di PMI Kabupaten Belu, personel Kipur II Satgas Pengamanan Perbatasan RI-RDTL Sektor Timur melaksanakan donor darah di Pos Turiscain Kipur II Dusun Airai Desa Maumutin Kecamatan Raihat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Selasa (31/8/21).

Terlihat Dankipur II Kapten Inf Mahfud bersama Kepala Markas PMI Belu Yance Taek dan Dokter Satgas Letda Ckm dr. Feri Kurnia memimpin langsung pelaksanaan donor darah yang diikuti 37 orang personel Kipur II dengan mengikuti prosedur sebelum pelaksanaan donor darah mulai pemeriksaan tensi darah dan pengecekan Hemoglobin (Hb).

Pada kesempatan tersebut, Kepala Markas PMI Belu Yance Taek memberikan apresiasi kepada personel Satgas dan mengucapkan terimakasih atas kesediaan dan kerjasama Satgas Yonif 742/SWY dan jajaran yang telah melaksanakan kegiatan donor darah untuk masyarakat.

"Kegiatan ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat Belu terutama warga yg membutuhkan transfusi darah di tiga rumah sakit di Kabupaten Belu," ungkapnya.

Tiga rumah sakit yang di maksud Yance sapaan akrab Kepala Markas PMI Belu, yaitu Rumah Sakit Umum Monsigyur Gabriel Manek, Rumah Sakit Marianum Halilulik dan Rumah Sakit Sito Husada Atambua.

Ia juga berharap kedepan kegiatan kemitraan TNI dengan PMI ini akan terus ditingkatkan di untuk kemaslahatan masyarakat.

Terpisah, Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur menjelaskan kegiatan donor darah ini menjadi prioritas bagi Satgas karena sifatnya mendesak untuk menyelamatkan nyawa manusia.

Donor darah tersebut, lanjutnya, atas permintaan dari PMI Belu karena banyaknya permintaan transfusi darah dari warga yang sedang membutuhkan, bahkan ada juga masyarakat yang langsung datang ke Mako Satgas meminta bantuan donor darah.

"Alhamdulillah selama masih bisa kita bantu, akan kota bantu dengan ikhlas dan senang hati," kata Dansatgas.

Bayu Sigit juga menegaskan donor darah merupakan bagian dari kegiatan kemanusiaan karena sekantor darah berpeluang menyelamatkan nyawa saudara-saudara yang sedang membutuhkan pertolongan.

"Mari, jadilah pahlawan kemanusiaan dengan menyumbangkan sekantong darah untuk saudara-saudara kita yang sedang sakit dan membutuhkan," pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar